Table of Contents
Temukan jenis – jenis guiding block untuk aksesibilitas yang lebih baik. Cek selengkapnya!
Apa itu guiding block?
Guiding block adalah elemen penting dalam infrastruktur ruang publik yang berfungsi sebagai pemandu jalur bagi penyandang disabilitas, khususnya tunanetra. Blok ini biasanya dipasang di trotoar, peron stasiun, dan area publik lainnya untuk memberikan informasi arah dan peringatan akan adanya rintangan.
Jenis-Jenis Guiding Block
Guiding block tersedia dalam berbagai jenis dan material yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna serta kondisi lingkungan. Berikut adalah beberapa jenis utama:
1. Guiding Block Rubber

Guiding block rubber terbuat dari karet olahan yang dipadukan dengan bahan pendukung lainnya. Blok ini dibuat dengan teknologi modern untuk menghasilkan material yang kuat, elastis, dan memiliki daya tahan tinggi terhadap tekanan. Produk ini banyak digunakan di area publik seperti trotoar, terminal, atau stasiun yang membutuhkan kenyamanan sekaligus keamanan bagi pejalan kaki.
Keunggulan guiding block rubber terletak pada sifatnya yang elastis dan tidak mudah pecah, sehingga mampu meredam benturan dan memberikan kenyamanan lebih saat diinjak. Bobotnya juga relatif ringan, memudahkan proses pemasangan maupun pemindahan. Selain itu, material karet memiliki ketahanan yang baik terhadap cuaca panas maupun hujan, serta tidak mudah lapuk. Karakteristik anti-selip juga menjadi nilai tambah, karena membantu mengurangi risiko tergelincir bagi pejalan kaki.
Namun, guiding block rubber juga memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah ketahanannya yang lebih rendah terhadap paparan sinar matahari dalam jangka panjang, sehingga bisa mengalami perubahan warna atau pengerasan. Selain itu, dibandingkan dengan material berbasis beton atau batu, guiding block rubber memiliki daya tahan lebih rendah terhadap beban yang sangat berat, sehingga penggunaannya kurang optimal di area dengan lalu lintas kendaraan intensif.
2. Guiding Block Semen

Guiding block semen adalah jenis yang paling umum digunakan di banyak kota besar. Blok ini dibuat dari campuran semen, pasir, dan bahan tambahan lain yang diperkuat untuk menciptakan struktur yang kokoh dan tahan lama. Biasanya digunakan di trotoar, jembatan penyeberangan, dan area publik lainnya karena sifatnya yang kuat dan tahan terhadap beban berat.
Keunggulan utama guiding block semen adalah daya tahannya yang sangat baik terhadap tekanan dan beban berat. Karena dibuat dari bahan dasar semen, blok ini tidak mudah rusak akibat tekanan dari kendaraan atau penggunaan dalam jangka waktu lama. Selain itu, biayanya relatif lebih murah dibandingkan jenis lainnya, sehingga banyak digunakan dalam proyek infrastruktur berskala besar. Blok ini juga dapat dicetak dalam berbagai warna dan tekstur sesuai dengan kebutuhan desain.
Namun, ada beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan. Bobotnya yang cukup berat membuat pemasangannya lebih sulit dan membutuhkan tenaga ekstra. Selain itu, semen cenderung mudah retak akibat perubahan suhu ekstrem atau tekanan yang berlebihan dalam jangka waktu lama. Jika tidak dirawat dengan baik, guiding block semen juga dapat menjadi sarang lumut atau kotoran, yang berpotensi mengurangi visibilitas bagi penyandang tunanetra.
3. Guiding Block Stainless Steel

Guiding block stainless steel merupakan pilihan yang paling premium di antara jenis lainnya. Terbuat dari baja tahan karat berkualitas tinggi, blok ini sering digunakan di area dengan estetika tinggi seperti pusat perbelanjaan, bandara, dan perkantoran. Material stainless steel memberikan tampilan yang lebih modern dan eksklusif dibandingkan dengan material lainnya.
Keunggulan utama dari guiding block stainless steel adalah daya tahannya yang luar biasa terhadap korosi dan karat. Material ini mampu bertahan dalam berbagai kondisi lingkungan tanpa mengalami degradasi signifikan. Selain itu, permukaannya yang mengilap dan desainnya yang elegan membuatnya lebih menarik secara visual. Blok ini juga memiliki tekstur permukaan yang lebih presisi, sehingga memberikan pengalaman pengguna yang lebih optimal.
Meskipun memiliki banyak keunggulan, guiding block stainless steel juga memiliki beberapa kekurangan. Harga yang jauh lebih mahal dibandingkan jenis lainnya membuatnya kurang terjangkau untuk proyek berskala besar. Selain itu, meskipun tahan terhadap korosi, stainless steel dapat menjadi licin jika terkena air atau minyak, sehingga perlu perawatan rutin agar tetap aman digunakan.
Kesimpulan
Pemilihan guiding block tergantung pada kebutuhan dan kondisi lingkungan. Jika mencari opsi yang ramah lingkungan, guiding block yang terbuat dari composite bisa menjadi pilihan terbaik. Sementara itu, guiding block yang berasal dari bahan semen cocok untuk penggunaan luas dengan biaya yang lebih rendah. Untuk area premium, guiding block stainless steel adalah solusi elegan dan tahan lama.
Temukan berbagai jenis guiding block berkualitas tinggi. Hubungi kami melalui WhatsApp di +62 811-242-742 (Wahyu) atau email ke project@dw-corporation.com. Kami siap membantu Anda menciptakan ruang publik yang inklusif.
1. Apa fungsi utama dari guiding block?
Guiding block berfungsi sebagai pemandu bagi penyandang tunanetra agar dapat berjalan dengan aman dan mandiri di ruang publik. Blok ini memberikan informasi arah dan peringatan tentang rintangan di sekitarnya.
2. Apakah guiding block wajib digunakan di area publik?
Ya, di banyak negara, termasuk Indonesia, penggunaan guiding block di trotoar dan fasilitas umum lainnya diwajibkan untuk mendukung aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.
3. Mana yang lebih baik, guiding block composite atau semen?
Tergantung pada kebutuhan. Guiding block yang berasal dari composite lebih ringan dan ramah lingkungan, sementara guiding block yang terbuat dari semen lebih murah dan tahan lama tetapi lebih berat.
4. Mengapa guiding block stainless steel lebih mahal?
Karena terbuat dari bahan baja tahan karat yang memiliki daya tahan tinggi terhadap cuaca, korosi, dan tekanan. Selain itu, tampilan estetisnya lebih menarik, menjadikannya pilihan utama untuk area premium.
5. Bagaimana cara pemasangan guiding block yang benar?
Pemasangan guiding block harus mengikuti standar yang ditetapkan oleh pemerintah atau organisasi aksesibilitas. Biasanya, blok ini ditempatkan secara berurutan membentuk jalur yang mudah diikuti oleh tunanetra.

